Apakah kamu mengetahui tentang native advertising? Atau kamu sudah pernah melakukan campaign produk melalui kanal digital yang lebih efektif dan efisien? Terkadang user saat menggunakan media digital muncul tampilan iklan yang mengganggu, user akan lebih memilih untuk menutup iklan tersebut sebelum 30 detik. Apabila hal tersebut terjadi, maka iklan tersebut dikatakan tidak efektif. Oleh karena itu, ada pilihan lain berupa native advertising yang dapat membantu advertiser untuk mengiklankan atau mendistribusikan campaign kepada khalayak. 2 jenis native advertising yang sedang berkembang saat ini untuk sebuah campaign, antara lain: NATIVE IN Native in adalah native advertising di mana konten yang akan dibagikan diletakkan di dalam ruang editorial penerbit (publisher)/media digital. Bentuk dari tampilan native in ini sama seperti dengan konten advetorial lainnya. Native in berbentuk sponsor headline ini akan berpindah di media...
Kamu pasti pernah mengunjungi situs website baik yang berisikan informasi maupun portal berita tentunya. Namun, setelah melihat secara keseluruhan isi website tersebut pastinya kita melihat iklan baik berupa foto, GIF, atau video di dalam isi website tersebut dan apabila kita klik akan menuju website lainnya. Iklan tersebut disebut juga sebagai Google Display Network (GDN). GDN berfungsi untuk menambah leads , atau dengan kata lain meningkatkan jumlah awareness dan exposure terhadap calon pelanggan, dan juga sebagai targeting pasar lebih mengerucut sehingga iklan atau campaign yang dilakukan bisa diarahkan tepat menuju sasaran. Selain itu, fitur yang disediakan GDN juga sudah lengkap, mulai dari penayangan iklan yang menarik, penentuan budget, kemampuan menganalisis hasil, bahkan menentukan target pelanggan yang tepat. Berdasarkan data dari Google, GDN mampu meraih 80% pengguna internet secara global. Namun sebelum kamu beriklan melalui GDN harus menyiapkan bahan materi baik de...