NATIVE IN
Native in adalah native advertising di mana konten yang akan dibagikan diletakkan di dalam ruang editorial penerbit (publisher)/media digital. Bentuk dari tampilan native in ini sama seperti dengan konten advetorial lainnya. Native in berbentuk sponsor headline ini akan berpindah di media yang sama.
NATIVE OUT
Native out adalah bentuk dari native advertising di mana konten yang akan dishare langsung di distribusikan atau diarahkan keluar (link) ke landing page yang sudah ditentukan oleh advertiser. Landing page tersebut bisa media sosial, website dari brand tersebut, playstore, dll.
Contoh di atas merupakan salah satu iklan native out tentang Meikarta yang didistribusikan di Liputan6.com. Gambar di sebelah pertama adalah capture dari iklan native yang muncul pertama kali di Liputan6.com dan bertuliskan “Sponsored by Meikarta”. Apabila user merasa tertarik dengan headline yang muncul di Liputan 6, maka user akan klik untuk melihat konten tersebut. Setelah user klik headline tersebut, maka akan dialihkan ke landing page yang sudah disiapkan dan muncul tampilan seperti gambar kedua.
Jadi Apa Perbedaan Yang Mendasar Antara Native In & Native Out
Native in
- Iklan tersebut dialihkan ke media publisher dan berbentuk seperti advetorial
- user hanya dapat mengakses informasi yang ada di isi dari konten advetorial saja
- reach maksimum hanya pada pembaca di media itu saja
- user drop off rate cukup tinggi, karena user journeynya cukup panjang dari ads – website brand
Native out
- Iklan tersebut dialihkan ke landing page dari advertiser
- user dapat berinteraksi langsung dengan brand atau produk dari advertiser
- informasi yang didapatkan user akan lebih banyak
- dapat menjangkau multi level audience
- drop off rate lebih rendah, pesan lebih efektif diterima audience





Comments
Post a Comment